Selalu saja ada banyak pilihan untuk menikmati libur akhir pekan. Kalau menginginkan tempat nongkrong yang dengan suasana berbeda, tak ada salahnya kunjungi Saffron Bistro. Sangat cocok untuk menikmati akhir pekan dengan nuansa santai kekeluargaan.

Saffron Bistro berdiri di jajaran tempat-tempat hiburan yang ramai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Tepatnya di jalan Kemang Raya no. 16 A. Bagi Anda yang baru berniat ke tempat ini, sebelum datang sangat disarankan untuk mencari lokasinya secara pasti di pasti atau melalui GPS. Sebab keberadaan bistro berada di tengah-tengah tempat-tempat hiburan lain. Papan namanya pun tak cukup besar untuk dilihat dari jalan. Sehingga beberapa orang merasa cukup sulit menemukannya.

Suasana romantis, cocok untuk anda dan tunangan 🙂

Namun begitu menemukannya, dijamin tak menyesal. Bistro dua lantai ini memang ukurannya tidak terlalu besar. Tapi presentasi arsitekturnya sangat memukau. Kalau diperhatikan dari luar, Saffron seperti mengusung konsep eklektik dengan dominasi unsur-unsur dekoratif tempo dulu.

“Saya enggak berpikir tempat ini menjadi tempat untuk nongkrong yang besar,. Sengaja dibuat kecil tapi kesannya lebih ke intimate,” jelas Ony Seroja Hafiedz, salah satu owner Saffron.

Dinding kaca yang cukup lebar, membuat interaksi antar pengunjung di bagian dalam seperti tak bersekat. Kehangatan di dalam tampak begitu jelas dari luar. Dan ternyata memang konsep inilah yang ingin ditonjolkan Saffron kepada para pengunjung. Dinding kaca sengaja dibuat untuk menyatukan kesan hangat dari dalam ruangan dengan nuansa alamiah pada bagian luar.

Begitu masuk ke dalamnya, konsep interior Saffron benar-benar memberikan pengalaman visual yang cukup mengagumkan. Setiap bidang datar memiliki tampilan yang berbeda-beda. Seperti konsep batu bata ekspose yang sangat memukau pada salah satu dinding. Atau konsep unfinished pada bidang datar lainnya. Didukung dengan lighting yang temaram, pada malam hari tempat ini menjadi sangat romantic. Pas buat bercengkrama dengan rekan atau anggota keluarga.

Kalau ingin nongkrong sambil menikmati live musik, Anda bisa menuju lantai dua. Di sini Anda akan mendapatkan hiburan live musik dengan genre yang selalu berbeda-beda setiap hari. Selain itu, tempatnya juga sangat menyenangkan. Lantai dua dibuat semacam roof garden. Sedikit atap pelana menutupi bar dan sebagian dari tempat ini. Beberapa meja dan kursi bergaya klasik, disusun dengan mengarah ke bagian sudut atau panggung. Suasana cukup hangat, apalagi kalau personil band itu mengajak pengunjung untuk berpartisipasi.

“Awalnya kita memang pengen bikin lounge. Tapi kalau di Kemang ini kan tempat nongkrong kan banyak, jadi kita buat lebih ke tempat nongkrong yang enak buat ngopi. Konsepnya lebih ke homey. Interiornya dibuat seperti kedai. Kita pakai glass wall biar mereka juga bisa berinteraksi dengan bagian luar dan dari luar juga bisa melihat ke dalam. Tanpa mereka ingin dilihat pun mereka sudah terlihat. Dengan begitu lebih gampang berinteraksi,” jelas Ony dan Patricia beberapa waktu lalu.

Soal menu yang disajikan, Saffron lebih banyak menawarkan menu western. Mulai dari hidangan pembuka, menu utama hingga penutup. Banyak pilihannya, seperti Creamy Mussel atau kerang New Zealand yang disajikan dengan saus krim berbahan dasar white wine. Ada juga Grill Lamb Tagine, daging pangang dengan tingkat kematangan middle, disajikan dengan nasi kuning. Pilihan menu Bake Salmon yang dihidangkan dengan mashed potatoes juga cukup menarik.

Salah satu menu pembuka yang cukup enak untuk dicoba adalah Beef Soft Lucky. Dari tampilannya menu ini sangat mirip dengan sate. Karena daging tenderloin disajikan dalam irisan-irisan kecil yang ditusuk menggunakan tusuk besi. Saus krimnya sangat special karena ditambah dengan beberapa rempah-rempah seperti jintan hitam, tahini, dan beberapa bumbu lainya. Menu ini cukup unik, terutama cara mengonsumsinya. Untuk mendapatkan taste yang optimal, daging dimakan bersama dengan saus krim. Setelah itu buah zaitun digigit pada bagian dagingnya kira-kira seperempatnya. Sensasi asam khas buah zaitun akan memberikan respon tersendiri di lidah. Sangat unik rasanya.

Sementara menu minumannya tak banyak berbeda dengan tempat-tempat lainnya. Hanya saja tempat ini tidak terlalu banyak menyediakan jenis-jenis shooter, tapi lebih banyak minuman dengan kadar alkohol sedang. Seperti wine, cocktail, atau gin. Beberapa pilihan menu minuman cukup rekomended seperti Saffron sunset dan cocktail yang paling banyak dipesan yaitu waterfall. Harganya relative murah. Untuk jenis cocktail dibandrol rata-rata Rp 65.000,-. Sedangkan minuman non alkohol seperti English breakfast hanya Rp 13.000,-.

Bagi kalangan pasar modal, tempat ini sangat cocok untuk refreshing setelah jam perdagangan. Anda bisa bersantai sambil menikmati musik. Kalau menyukai genre musik tertentu, Anda perlu cari tahu terlebih dahulu jadwal band yang akan perform.

Di tempat ini, cukup dengan Rp 200.000,- sampai Rp 250.000,- saja, Anda sudah bisa menikmati menu makanan dan minuman lengkap. Bahkan bisa nongkrong sampai after midnight. Karena di tempat ini menu makanannya cukup murah. Rata-rata Rp 65.000,- dan yang paling mahal Rp 150.000, per porsi.

“Kita good food, good price. Untuk kalangan pasar modal sebenarnya hal yang ingin kita tonjolkan adalah musik dengan berbagai genre. Jadi kalau orang datang dan  ingin menikmati musik bagus, ya silakan datang ke Saffron,” tutup Ony dan Patricia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here